BK TBE PII Ajak Anggota Perbarui Status Keanggotaan Tahun 2026
Badan Keahlian Teknik Kebumian dan Energi Persatuan Insinyur Indonesia (BK TBE PII) mengajak seluruh anggota untuk segera memperbarui status keanggotaan guna memastikan data anggota tetap aktif, valid, dan terintegrasi dalam sistem Persatuan Insinyur Indonesia (PII).
Ajakan tersebut disampaikan melalui publikasi resmi BK TBE PII terkait Status Keanggotaan BK TBE per tanggal 1 Januari 2026. Berdasarkan data yang dihimpun, tercatat sebanyak 54 anggota berada dalam status aktif, sementara 1.204 anggota lainnya masih belum aktif atau belum melakukan pembaruan data keanggotaan.
BK TBE PII menilai pembaruan status keanggotaan merupakan langkah penting dalam mendukung penguatan organisasi profesi, peningkatan kualitas layanan kepada anggota, serta pengembangan jejaring keinsinyuran di bidang teknik kebumian dan energi.
Ketua dan pengurus BK TBE PII mengimbau seluruh anggota untuk segera melakukan verifikasi dan pembaruan data melalui laman resmi pembaruan anggota PII pada tautan berikut:
Melalui keanggotaan yang aktif dan terdokumentasi dengan baik, anggota BK TBE PII diharapkan dapat terus berkontribusi dalam berbagai program organisasi, pengembangan kompetensi profesi, serta mendukung kemajuan sektor kebumian dan energi nasional.
Selain itu, validitas data keanggotaan juga menjadi bagian penting dalam mendukung penyusunan program kerja organisasi, pengembangan komunitas profesional, serta peningkatan kolaborasi antara akademisi, praktisi industri, dan pemangku kepentingan lainnya.
BK TBE PII terus berkomitmen membangun organisasi profesi yang profesional, adaptif, dan berdaya saing guna mendukung pengembangan profesi keinsinyuran Indonesia menuju masa depan energi yang berkelanjutan.
BK TBE PII Sampaikan Apresiasi dan Terima Kasih kepada Prof. Djoko Santoso atas Pengabdian Periode 2022–2025
Keluarga besar Badan Kejuruan Teknik Kebumian dan Energi Persatuan Insinyur Indonesia (BK TBE PII) menyampaikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada Djoko Santoso atas dedikasi, pengabdian, serta kontribusi yang telah diberikan selama memimpin BK TBE PII periode 2022–2025.
Ucapan terima kasih tersebut disampaikan dalam rangkaian Konvensi Nasional dan Serah Terima Jabatan BK TBE PII yang diselenggarakan di Institut Teknologi Bandung pada Sabtu, 25 Oktober 2025.
Selama masa kepemimpinannya, Prof. Djoko Santoso dinilai berhasil memperkuat peran BK TBE PII sebagai wadah profesional yang aktif mendorong kolaborasi antara akademisi, industri, pemerintah, dan organisasi profesi dalam bidang teknik kebumian dan energi.
Di bawah kepemimpinan beliau, BK TBE PII terus berupaya meningkatkan kontribusi profesi keinsinyuran dalam menjawab tantangan sektor energi nasional, termasuk isu transisi energi, penguatan kompetensi profesi, serta pengembangan keilmuan teknik kebumian dan energi.
Prof. Djoko Santoso juga berperan penting dalam memperluas sinergi BK TBE PII dengan berbagai pemangku kepentingan strategis, baik di tingkat nasional maupun antarorganisasi profesi keilmuan.
Ketua terpilih BK TBE PII periode 2025–2028, Muhammad Burhannudinnur, menyampaikan penghormatan dan apresiasi atas fondasi organisasi yang telah dibangun pada periode sebelumnya.
“Dedikasi dan kontribusi Prof. Djoko Santoso menjadi bagian penting dalam perjalanan BK TBE PII. Kepengurusan baru berkomitmen untuk melanjutkan semangat kolaborasi, profesionalisme, dan pengembangan organisasi yang telah dirintis bersama,” ujarnya.
BK TBE PII berharap semangat pengabdian dan kepemimpinan yang telah ditunjukkan Prof. Djoko Santoso dapat terus menjadi inspirasi bagi seluruh anggota dalam memperkuat peran insinyur Indonesia untuk mendukung pembangunan nasional dan transisi energi berkelanjutan menuju Indonesia Emas 2045.
Sekali lagi, keluarga besar BK TBE PII mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang tulus kepada Prof. Djoko Santoso atas pengabdian terbaiknya selama menjabat sebagai Ketua BK TBE PII periode 2022–2025.

BK TBE PII Gelar Diskusi Panel dan Konvensi Nasional 2025
Dr. Ir. Muhammad Burhannudinnur Terpilih sebagai Ketua BK TBE PII Periode 2025–2028
Persatuan Insinyur Indonesia melalui Badan Kejuruan Teknik Kebumian dan Energi (BK TBE PII) sukses menyelenggarakan Diskusi Panel dan Konvensi Nasional BK TBE PII pada Sabtu, 25 Oktober 2025 di Institut Teknologi Bandung.
Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 08.00 hingga 16.00 WIB tersebut menjadi momentum penting bagi insan teknik kebumian dan energi dalam memperkuat sinergi profesi, akademisi, industri, serta pemerintah untuk menghadapi tantangan transisi energi nasional dan global.
Acara dibuka secara resmi oleh Ketua Panitia, Ketua BK TBE PII, Ketua Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI), Ketua Himpunan Ahli Geofisika Indonesia (HAGI), Rektor ITB, serta Ketua Umum Persatuan Insinyur Indonesia, Ilham Akbar Habibie.
Diskusi Panel Bahas Potensi Hidrogen Geologis
Salah satu agenda utama kegiatan adalah diskusi panel bertema “Potensi Hidrogen Geologis: Energi Masa Depan yang Bersih Emisi”. Tema ini dipilih sebagai bentuk respons BK TBE PII terhadap perkembangan energi baru dan terbarukan yang saat ini menjadi perhatian dunia.
Diskusi menghadirkan dua narasumber utama, yaitu:
- Muharram J. Panguriseng
- Ruly Setiawan
Selain itu, diskusi juga diperkuat oleh para penanggap dari unsur industri, akademisi, dan organisasi profesi yang memberikan perspektif strategis terkait peluang pengembangan hidrogen geologis di Indonesia.
Dalam pemaparannya, para narasumber menegaskan bahwa Indonesia memiliki potensi besar dalam pengembangan hidrogen geologis sebagai sumber energi bersih beremisi rendah. Pengembangan sektor ini dinilai berpotensi menjadi bagian penting dalam mendukung agenda transisi energi nasional menuju target net zero emission.
BK TBE PII memandang bahwa pengembangan hidrogen geologis memerlukan dukungan riset yang kuat, penguatan regulasi, serta kolaborasi lintas sektor yang berkelanjutan. Oleh karena itu, BK TBE PII berkomitmen untuk terus mengambil peran aktif dalam pengembangan keilmuan, eksplorasi, dan penguatan kapasitas profesi di bidang teknik kebumian dan energi.
Konvensi Nasional BK TBE PII 2025–2028
Pada sesi Konvensi Nasional BK TBE PII, forum menetapkan dua calon ketua untuk periode kepengurusan 2025–2028, yaitu:
- Muhammad Burhannudinnur
- Aswan
Melalui mekanisme musyawarah dan mufakat, forum konvensi menetapkan Muhammad Burhannudinnur sebagai Ketua BK TBE PII periode 2025–2028.
Pelantikan dilakukan langsung oleh Sekretaris Jenderal PII, Teguh Haryono, yang dilanjutkan dengan prosesi serah terima jabatan dari Ketua BK TBE PII periode 2022–2025, Djoko Santoso.
BK TBE PII menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang tinggi atas dedikasi, kontribusi, dan pengabdian Prof. Djoko Santoso selama memimpin organisasi dan mengembangkan peran BK TBE PII dalam mendukung profesi keinsinyuran di bidang kebumian dan energi.
Memperkuat Peran Strategis Insinyur Kebumian dan Energi
Kepengurusan baru BK TBE PII diharapkan dapat melanjutkan program-program strategis organisasi, memperkuat kolaborasi antar pemangku kepentingan, serta meningkatkan kontribusi insinyur Indonesia dalam pengembangan energi nasional.
Melalui kegiatan ini, BK TBE PII menegaskan komitmennya untuk terus menjadi wadah profesional yang adaptif terhadap perkembangan teknologi, inovasi, dan tantangan global, khususnya dalam mendukung pembangunan sektor energi yang berkelanjutan menuju Indonesia Emas 2045.

